Pelopor Rakyat Menggugat (PERANG), 10 November 2025 bakal menggelar aksi publik untuk keempat kalinya terkait indikasi penyimpangan anggaran pembangunan balai nikah manasik haji; kegiatan revitalisasi dan pembangunan pusat layanan haji dan umroh serta proyek lainnya di Lingkup Kanwil Kementrian Agama Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024/2025.
Dilanjutkan, aksi Lapor Menteri Keuangan Purbaya untuk memblokir kegiatan serupa di Tahun Anggaran 2026, sebelum indikasi penyimpanganya inkracht . Sebab, hasil dokumentasi video, foto, dan dekstop studi indikasi kerangka acuan kerja, bill of quatity, dan implementasinya acak kadut mengarah indikasi korupsi. Demikianlah petikan Pers Rilis Perang ditandatangani Kadi Saputra Putra Selagai selaku Ketua PERANG, diterima redaksi, Rabu (03/12).
Kadi Saputra Putra Selagai membeberkan Paket 2025 bakal dilaporkan ke Menteri Purbaya diantaranya, Rehab Kanwil Kementrian Agama, Gedung Balai Nikah KUA Natar CV. Tama Group; Gedung Balai Nikah KUA Talang Padang perusahaan Kendedes ,Gedung Balai Nikah KUA Blambangan Umpu oleh Naraya Graha Solusindo,Gedung Balai Nikah KUA Menggala Timur oleh CV Duta Agung Persada,Gedung Balai Nikah KUA Muara Sungkai cv daenk kobum konstruksi,Gedung Balai Nikah KUA Muara Sungkai cv daenk kobum konstruksi, Rehab KUA Melinting CV Babyu Brothers, Rehab KUA Kota Agung Barat CV Prasetio Fleming Grup ,Rehab KUA Wonosobo CV Nusa Emas,Rehab KUA Negara Batin CV Amariah Perdana,Rehab KUA Abung Timur CV. RRR Brothers juga Surya Cipta Engineering, PT selaku Perencana Kontruksi Pembangunan Asrama Haji Provinsi Lampung; dan Manajemen Kontruksi PT. Buana Rekayasa Adhigana serta pelaksana proyek Pembangunan Asrama Haji Provinsi Lampung.
"Kami rakyat tugasnya berteriak, tidak ada AK47, Bom Molotov tidak ada, Koneksi ke Hakim, Jaksa, Kapolri, tidak ada. Apa yang ditajutkan dari teriakan kami, Kalo tidak salah, tidak usah takut. Salah benar proyek proyek Kemenag 2024/2025 ada di BPK RI dan Kejaksaan,"kata Kadi Saputra Putra Selagai melalui sambungan selulernya, hari ini.
Ia melanjutkan, rehab gedung Kanwil Kemenag Lampung tahun 2025 berpagu 1 miliar rupiah, sesuai KAK peruntukanya pembangunan tempat wudhu lantai 1 dan lantai 2; pos jaga pintu masuk dan keluar; ruangan Kabag TU, Kabid hindu dan Penais, ruang kakanwil, ruang tim hukum, tim perencanaan, tim protokol, ruang rapat PTSP dan ruang Binmas Katholik.
"Kami yakin Kejaksaan dan BPK RI Lampung ebih mumpuni membedah KAK, BOQ disesuaikan dengan fakta-fakta lapangan dan dukungan alat bukti yang kami laporkan. Untuk dokumentasi vidio foto proyek 2025 khusus konsumsi Jaksa dan BPK RI, kita spill sedikit saja,"imbuhnya.
Menurut Kadi Saputra Putra Selagai beberan temuan untuk proyek lainnya, disampaikan pada edisi selanjutnya, terkait indikasi penyimpangan spesifikasi teknis pembangunan balai nikah manasik haji; kegiatan revitalisasi dan pembangunan pusat layanan haji dan umroh Tahun 2025.
"Spill dikit, naskah laporan ke Menteri Purbaya, final. tinggal diluncurkan saja. Isinya kita minta Proyek Balai Nikah Tahun 2026 untuk Karya Penggawa, Bengkunat, Semaka, Sidomulyo dan masih banyak lainnya, dibatalkan,"pungkas Kadi Saputra Putra Selagai
